5 Langkah Cermat Membuat Taman Vertikal di Rumah

Banyak sekali cara yang bisa Anda coba untuk menciptakan sebuah taman vertikal alias vertical garden. Ini adalah cara berkebun baru yang simpel, mudah, dan tak membutuhkan banyak lahan. Bila rumah Anda sempit dan memiliki lahan terbatas, manfaatkan bidang-bidang vertikal di rumah Anda seperti dinding dan hias dengan tanaman.

Taman vertikal sedap dipandang mata dan bisa menghadirkan kesegaran bagi para penghuni rumah. Suplai oksigen akan melimpah dan membuat suasana rumah menjadi lebih asri. Membuat taman vertikal sebenarnya tidaklah sulit. Siapa saja bisa membuatnya asal ada niat. Nah bagi Anda yang berniat membuat taman vertikal di rumah, intip beberapa tips yang akan kami share berikut ini.

Pilih tema taman

Sebagaimana taman horisontal, taman vertikal juga punya tema sendiri-sendiri. Sebelum Anda membangunnya, alangkah baiknya bila Anda memilih temanya terlebih dahulu. Dengan begini Anda akan bisa mulai memikirkan material dan desain yang pas serta tanaman yang cocok untuk dipajang.

Ada beberapa tema populer untuk taman vertikal, antara lain tradisional, modern, klasik, minimalis, dan tropis. Setiap tema punya keunikan tersendiri, jadi pilihlah dengan cermat. Anda bisa mencari contoh desain dari setiap tema tersebut di internet. Situs-situs semacam Pinterest bisa menjadi rujukan utama Anda.

Tentukan dindingnya

Memilih dinding juga harus dilakukan dengan seksama karena tidak semua dinding bisa disulap menjadi taman vertikal. Utamakan untuk memilih dinding yang penampilannya kusam karena Anda akan menutupinya dengan taman yang indah. Upayakan pula tembok tersebut terpapar sinar matahari yang cukup agar pertumbuhan tanaman Anda baik.

Dan perhitungkan juga kekuatan dinding. Hindari dinding yang rapuh karena rawan roboh ketika dipasangi banyak pot atau penyangga tanaman lainnya. Bersihkan tembok dari segala paku dan benda-benda tajam lainnya sebelum mulai merangkai frame untuk menyangga tanaman. Dan sebisa mungkin pilihlah dinding yang posisinya strategis agar bisa menjadi daya tarik rumah Anda bila sudah dijadikan taman vertikal.

Pilih frame dan media tanam

taman vertikal
Via: brilio

Berikutnya adalah menentukan frame atau kerangka untuk planter atau pot. Kami sudah membahas beberapa contoh penyangga tanaman yang bisa Anda pilih. Silakan baca artikel kami berikut: Jenis-jenis Penyangga Tanaman untuk Taman Vertikal

Pastikan frame yang Anda pilih matching dengan konsep yang Anda usung. Atur dengan seksama agar frame bisa memuat tanaman secukupnya tapi juga tidak terlalu membebani dinding. Ukuran dan presisi harus Anda hitung dengan cermat. Sebaiknya hindari frame besi karena mudah berkarat dan bebannya berat. Kayu juga sebaiknya dihindari karena mudah rapuh dan rawan rayap.

Pilih tanaman yang pas

Setelah Anda menyetup frame, Anda tinggal menyesuaikan tanaman apa yang kira-kira pas ditaruh di sana. Banyak penghobi yang menyarankan tanaman jenis semak karena kuat dan cantik. Tapi bila frame Anda bisa menyangga beberapa pot, Anda juga bisa memajang tanaman-tanaman hias yang cantik tapi tak mudah mati, contohnya adalah mawar. Bila ingin menanam sayur mayur, maka Anda perlu membuat instalasi hidroponik dengan pompa dan pipa untuk mengalirkan air.

Dan yang terpenting, setelah Anda memiliki sebuah taman vertikal, jangan malas untuk merawat dan membersihkannya. Seindah apapun taman, bila Anda malas merawat dan menjaga kebersihannya maka lambat laun taman itu akan kehilangan keindahannya dan malahan bisa merusak pemandangan. Nah, konsep taman vertikal apa nih yang paling Anda sukai?

Mau bikin kanopi membrane, awning dengan kualitas terbaik harga kompetitif? Klik WA 0813 8176 8179 atau info detail  www.solusiruma.com