Membuat Kolam Ikan Koi yang Sehat Agar Ikan Tidak Mudah Mati

Banyak orang memelihara ikan koi di kolam di halaman rumah untuk alasan dekoratif dan relaksasi. Kolam koi memang jadi pilihan yang menarik sebagai penghias rumah selain taman. Selain pembuatannya yang tak terlalu sulit, ikan koi punya keindahan yang menawan dan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Banyak pula orang yang percaya bahwa ikan koi bisa mendatangkan hoki bagi pemiliknya, entah Anda percaya atau tidak.

Memelihara ikan koi memang mudah, tapi bukan berarti Anda hanya cukup membuat kolam, mengisinya dengan air, dan mencemplungkan beberapa ikan ke dalamnya. Ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi agar ikan koi Anda tetap cantik dan sehat, dan kolam koi Anda bisa berfungsi maksimal sebagai penghias rumah.

Nah bagi Anda yang relatif awam dengan pemeliharaan ikan koi, yuk cari tahu beberapa cara merawatnya agar ikan tidak mudah mati.

Bca Juga: Tips Mudah Membangun Kolam Koi yang Cantik dan Bikin Kerasan

Menjaga parameter air

Tahukah Anda, air memiliki parameter yang berbeda-beda dan tak semuanya cocok untuk ikan koi. Meski tergolong ikan air tawar, koi dan semua jenis ikan air tawar lainnya tetap membutuhkan salinitas alias keasinan air. Untuk menjaga kadar salinitas tetap baik, taburkan garam ikan yang banyak dijual di toko ikan hias. Baca labelnya dengan seksama untuk mengetahui takaran yang tepat.

Baca juga :

Parameter air lainnya adalah suhu dan pH. Ikan koi akan hidup bahagia dan sehat bila dipelihara dalam air bersuhu antara 15-28 derajat Celsius dengan pH 7-9. Jaga juga kandungan nitrit, nitrat, dan amonia dengan menggunakan test pack. Bila kandungan tiga zat itu sudah terlalu tinggi, lakukan penggantian air. Tanaman air juga bisa mengontrol kadar tiga zat tersebut.

Pompa dan filter yang tepat

Kolam koi
Via: Pinterest

Seringkali ikan koi ditemukan mati mengambang karena keruhnya kolam dan minimnya suplai oksigen. Head pump yang kuat dan sesuai ukuran kolam diperlukan untuk menyedot air dan mengalirkannya ke media filter. Media filter harus diisi berbagai bahan penyaring seperti kapas, kerikil, pasir, zeolite, dan sebagainya. Bioball dan ceramic ring juga bisa ditaruh di media filter untuk menjernihkan air dan menjadi tempat berkembangnya bakteri baik.

Oksigenisasi

Seperti disinggung di atas, oksigen adalah elemen penting dalam membuat kolam ikan koi yang sehat. Anda bisa membuat air terjun dari curahan air filter, menanam banyak tanaman akuatik, dan menciptakan arus kecil dari pompa. Koi butuh banyak oksigen untuk berkembang, jika tidak, mereka akan mati lemas.

Ukuran kolam

Kolam ikan koi yang baik adalah yang kedalamannya 1-1,5 meter, tergantung ukuran koi. Untuk lebar dan panjangnya bisa menyesuaikan luas lahan yang Anda miliki. Yang pasti, ukuran kolam harus imbang dengan jumlah ikan yang hendak Anda pelihara. Salah satu kesalahan dasar para pemula adalah menaruh banyak ikan dalam kolam yang kecil. Ini bisa mempercepat keruhnya air dan kematian koi akibat persaingan mendapatkan makanan, oksigen, dan ruang hidup.

Baca Juga: Jasa Tukang Taman Jakarta Selatan dan Jabodetabek yang Rekomended

Tak sulit kok memelihara ikan koi di kolam selama Anda bisa melakukan beberapa perawatan rutin seperti mengganti air 30% setiap minggu, membersihkan kolam dari ganggang dan lumut, serta memberikan pakan yang bergizi untuk koi.

Dan bila Anda saat ini ingin membuat kolam koi yang baik, mintalah jasa tukang profesional yang bisa mengerjakan kolam sesuai harapan Anda, seperti Solusiruma. Solusiruma hadir untuk menjawab semua kebutuhan eksterior rumah Anda karena kami adalah salah satu yang terbaik di bidang ini.

Mau bikin kanopi membrane, awning dengan kualitas terbaik harga kompetitif? Klik WA 0813 8176 8179 atau info detail  www.solusiruma.com